Dalam shalat berjamaah terdapat pengajaran tentang disiplin dan
penguasaan diri. Yaitu pada saat mengikuti imam dalam beberapa takbirnya serta
dalam pergantian gerakan-gerakan shalat. Pada saat itu ia tidak boleh
mendahului gerakan imam, tertinggal daripadanya, membarengi atau melampauinya.
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah menegaskan hal ini dalam
sabdanya,
“Sesungguhnya imam itu diadakan agar ia diikuti karena itu
janganlah kalian berselisih atasnya. Jika ia bertakbir maka bertakbirlah, dan
jika ia ruku’ maka ruku’lah dan jika ia mengucapkan, 'Sami’allahu liman
hamidah,' maka ucapkanlah, 'rabbana lakal hamd,' (bagiMu lah, wahai Tuhanku
segala puji), dan jika ia sujud maka sujudlah dan jika ia shalat dengan duduk
maka shalatlah kalian dengan duduk semua.” (Shahihul Jami’ no.2360)
0 comments:
Posting Komentar